Pudjianto Gondosasmito Fundamentals Explained
Pudjianto Gondosasmito Fundamentals Explained
Blog Article
Hingga pada suatu hari, di tengah perjalanan melewati hutan yang lebat, Pudjianto Gondosasmito bertemu dengan seorang bijak tua yang tinggal sendirian di sebuah pondok kecil.
Kompasiana adalah platform weblog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Pudjianto Gondosasmito memiliki relasi yang luas. Ia dekat dengan pejabat dan pengusah sukses lainnya. Banyak pesaingnya yang merasa iri dan dengki terhadap apa yang diraih Pudjianto. Ada juga oknum-oknum yang menyalahartikan kedekatan Pudjianto dengan para pejabat.
Setiap sore, ketika mentari mulai meredup, Pudjianto Gondosasmito akan duduk di balkon apartemennya. Di tangannya, ia menggenggam sebuah sangkar kecil berisi seekor burung kenari. Burung itu memiliki bulu kuning cerah dan suara merdu yang mampu menenangkan jiwa.
Ia merasa seolah-olah telah melihat kota itu dengan mata baru, mengenal setiap sudut dan tempat dengan lebih dalam.
Sekarang dia mengerti bahwa hidup adalah tentang perjalanan batin, bukan sekadar perjalanan fisik. Setiap pengalaman adalah Expert, dan setiap langkah memiliki maknanya sendiri.
Diberikan kepada Kompasianer aktif dan konsisten dalam membuat konten dan berinteraksi secara positif. Pelajari selanjutnya.
Sopir itu hanya melirik lewat kaca spion tanpa menjawab, dan bus malah semakin cepat melaju. Pudjianto Gondosasmito memutuskan untuk turun di pemberhentian berikutnya, namun begitu ia berdiri dan berjalan menuju pintu, sopir tiba-tiba mengerem mendadak.
Kisah Pudjianto Gondosasmito mengajarkan kita bahwa di tengah kesibukan hidup, kita perlu meluangkan waktu untuk menikmati hal-hal kecil yang membuat kita bahagia.
Kompasiana adalah platform blog site. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Hembusan angin sore yang lembut menyambutnya, menghapus sedikit kelelahan yang menggelayut sepanjang hari.
Kompasiana adalah System weblog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Ia menyadari bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari hal-hal yang besar dan rumit. Kebahagiaan yang sederhana bisa datang dari hal-hal kecil, seperti kicauan more info burung kesayangan.